Uncategorized

(LEAD) Pemerintah akan memperkenalkan sistem pembatasan harga bahan bakar mulai tengah malam untuk meringankan biaya | Kantor berita Yonhap


(CATATAN: Judul TRANSMISI, es; TAMBAHKAN informasi lebih lanjut, komentar Menteri Perindustrian di paragraf 4-7, 16-18)
Penulis: Kim Na Yong

SEJONG, 12 Maret (Yonhap). Pemerintah mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka akan memberlakukan pembatasan sementara pada harga bahan bakar mulai tengah malam untuk membantu meringankan beban biaya di tengah kekhawatiran mengenai pasokan akibat krisis yang sedang berlangsung di Timur Tengah, kata para pejabat pada hari Kamis.

Pemerintah mengumumkan rencana tersebut pada pertemuan satuan tugas para menteri yang bertanggung jawab mengelola harga pasar karena harga bahan bakar domestik berfluktuasi setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran akhir bulan lalu.

Ini adalah pertama kalinya sejak tahun 1997 Korea Selatan menerapkan sistem pembatasan harga, menggunakan ketentuan dalam Undang-Undang Bisnis Perminyakan yang memungkinkan menteri perindustrian untuk menetapkan harga jual maksimum ketika harga minyak berfluktuasi secara liar dan mengancam stabilitas ekonomi.

Menurut Kementerian Perdagangan, Perindustrian dan Sumber Daya, di bawah sistem batasan harga, pemerintah akan menetapkan harga maksimum untuk produk minyak bumi yang disuplai oleh kilang Korea Selatan ke pompa bensin dan distributor.

Kementerian mengatakan pihaknya memutuskan untuk menerapkan harga tertinggi untuk pasokan kilang daripada harga eceran di SPBU, mengingat harga eceran sangat bervariasi menurut wilayah dan strategi serta praktik bisnis SPBU.

Harga maksimum akan dihitung dengan mengalikan harga pasokan rata-rata mingguan bensin reguler, solar dan minyak lampu dengan tingkat penyesuaian Nilai Tukar Menengah Singapura (MOPS) ditambah pajak yang berlaku. MOPS merupakan harga referensi produk minyak bumi di kawasan Asia-Pasifik.

Batas harga awal akan ditetapkan sebesar 1.724 won (US$1,17) per liter bensin reguler, 1.713 won per liter bahan bakar diesel, dan 1.320 won per liter minyak lampu.

Ambang batas harga maksimum akan disesuaikan setiap dua minggu untuk mencerminkan perubahan harga minyak internasional, kata Jan Gee-wook, wakil menteri perdagangan, industri dan keamanan sumber daya.

Mobil menunggu di depan pompa bensin di Seoul pada 12 Maret 2026. (Yonhap)

Mobil menunggu di depan pompa bensin di Seoul pada 12 Maret 2026. (Yonhap)

Usulan sistem pembatasan harga ini muncul di tengah melonjaknya harga bahan bakar yang dipicu oleh krisis yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Harga bensin di sini telah meningkat setidaknya 200 won per liter dan harga solar setidaknya 300 won per liter sejak konflik di Timur Tengah meletus pada 28 Februari, menurut kementerian.

Harga eceran rata-rata bensin di seluruh negeri adalah 1.904,3 won per liter pada hari Rabu, naik dari 1.692,6 won pada 27 Februari, sehari sebelum AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran, menurut data yang dikumpulkan oleh Korea National Petroleum Corporation.

Harga eceran rata-rata bahan bakar diesel naik menjadi 1.927,5 won dari 1.597,2 won pada periode tersebut.

Selain itu, pemerintah akan memberlakukan pembatasan ekspor produk bahan bakar yang tunduk pada sistem plafon harga untuk mencegah ekspor produk minyak bumi yang berlebihan, yang mungkin terjadi karena kesenjangan harga antara pasar dalam negeri dan luar negeri.

Mengenai kerugian finansial yang mungkin dialami kilang melalui sistem ini, pemerintah berencana untuk mengganti kerugian tersebut setelah program berakhir.

Pemerintah berencana menaikkan plafon harga ketika harga bahan bakar dalam negeri stabil, kata Yang.

Selain skema pengendalian harga, pemerintah menyatakan akan terus menindak praktik pasar tidak adil terkait produk bahan bakar, termasuk penimbunan dan pencungkilan harga.

“Pemerintah memutuskan untuk menerapkan sistem pembatasan harga minyak untuk menstabilkan harga minyak, menanggapi distorsi pasar seperti kenaikan harga yang berlebihan, dan memastikan bahwa beban kenaikan harga bahan bakar ditanggung bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” kata Menteri Perindustrian Kim Jong-kwan.

Kim Jong-un menegaskan, pemerintah tidak akan menoleransi tindakan yang mengganggu ketertiban pasar di masa sulit seperti ini.

Pekan lalu, pemerintah mengeluarkan peringatan dini mengenai kemungkinan krisis sumber daya untuk merespons secara dini gejolak di pasar energi, dengan berupaya mengamankan pasokan minyak tambahan dari wilayah selain Timur Tengah dan mengembangkan rencana terperinci untuk potensi pelepasan cadangan minyak.

Petugas memeriksa kualitas dan harga bahan bakar di sebuah pompa bensin di tenggara kota Daegu, 12 Maret 2026. (Yonhap)

Petugas memeriksa kualitas dan harga bahan bakar di sebuah pompa bensin di tenggara kota Daegu, 12 Maret 2026. (Yonhap)

nyway@yna.co.kr
(AKHIR)



(LEAD) Pemerintah akan memperkenalkan sistem pembatasan harga bahan bakar mulai tengah malam untuk meringankan biaya | Kantor berita Yonhap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *