Bagaimana Anda membangun komunitas ketika kolega Anda ada di seluruh dunia? Bisakah Anda menggunakan teknologi untuk mengatasi hambatan fisik dan menjaga rasa terhubung dan memiliki? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang ingin kami jawab ketika kami merencanakan pertemuan global virtual tahun ini.
Terinspirasi oleh pesatnya perubahan yang dialami oleh banyak kolega dan anggota komunitas kami, kami menghabiskan waktu bersama dengan tema Aksi Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab Sosial: Menghidupi Nilai-Nilai Kita di Dunia yang Terus Berkembang. Tujuan kami adalah mengembangkan strategi praktis untuk pengambilan keputusan yang etis dan responsif serta membangun hubungan yang bermakna di antara anggota tim yang jarang bekerja sama.
Berikut beberapa hal yang kami pelajari yang memulai kolaborasi, memupuk persahabatan, dan membantu masing-masing menjadi pemimpin yang bertanggung jawab secara sosial.
1. Desain dengan tujuan berada di luar agenda
Kami menetapkan niat yang jelas untuk pertemuan kami. Kami ingin tim CIS kami mencurahkan waktu tidak hanya untuk bisnis, namun untuk berkembang bersama sebagai pemimpin yang bertanggung jawab secara sosial.
Kami memiliki tiga tujuan untuk pertemuan tim global kami:
- Bantu tim kami mengevaluasi skenario etika dan melatih empati saat mengambil keputusan
- Berkomunikasi secara sosial sebagai individu
- Tanamkan keberlanjutan sebagai bagian dari desain acara Anda
2. Dapatkan inspirasi
Kami memulai pertemuan kami dengan sesi terobosan untuk meningkatkan dan melibatkan tim kami yang beranggotakan 60 orang di seluruh dunia. Kami mengundang pembicara dari komunitas anggota untuk berbagi cerita yang mewujudkan nilai-nilai yang ingin kami tanamkan.
Marta Medved Krajnović, anggota dewan baru kami dan Ketua Akademi Barat Beijing, berbagi contoh nyata tentang lembaga siswa, menjelaskan bagaimana inisiatif #FOEN25 sepenuhnya dijalankan oleh siswa, yang mencerminkan kepemimpinan dan kreativitas mereka.
Anggota CIS dapat membaca lebih lanjut tentang inisiatif ini di Pelatihan Kepemimpinan Bertanggung Jawab Sosial Akademi Barat Beijing di Portal Komunitas CIS.
Mendengar dari kepala sekolah tentang perubahan yang dilakukan siswa menentukan arah sesi pengembangan profesional berikutnya. Menyoroti contoh nyata kepemimpinan dari komunitas keanggotaan kami membuat topik tersebut relevan dengan tim kami.
Pada sesi berikutnya, kami membagi menjadi beberapa bagian kecil untuk mengevaluasi skenario etika yang menggugah pikiran. Diskusi ini membantu tim global kami mempertimbangkan perspektif alternatif dan mendengarkan pendapat rekan kerja yang tidak bekerja bersama kami setiap hari. Bersama-sama, kami menciptakan visual yang mewakili proses pengambilan keputusan, memicu diskusi dan wawasan yang bermakna tentang cara menerapkan empati dalam pekerjaan kami. Penting bagi kami untuk menciptakan ruang untuk pertumbuhan dan refleksi pribadi dalam sesi ini, bukan hanya pembaruan proyek.
3. Fasilitasi percakapan nyata dan bersenang-senang
Salah satu yang menarik adalah lelang pertukaran yang stabil selama jam sosial kami! Anggota tim menjadi kreatif dengan menawarkan barang “untuk dijual” dan menawar barang rongsokan mereka sendiri. Individu menampilkan dagangannya di depan kamera dengan cara yang kreatif dan siapa pun dapat menawar. Lelang tersebut menampilkan selai buatan sendiri dari Rumania dan sendok koleksi dari Kastil Neuschwanstein. Pertukaran berkelanjutan yang dilakukan tim CIS lebih dari sekadar kreatif—hal ini menggarisbawahi komitmen kami terhadap kecerdikan dan kepemimpinan. Kita semua akan bertukar barang saat kita bertemu lagi nanti.
4. Akhiri dengan rasa syukur
Kami mengakhiri pertemuan kami dengan obrolan informal, “roulette terobosan”, di mana tim kecil kami yang terdiri dari 3-4 orang dipasangkan secara acak untuk obrolan ramah singkat dengan tips lucu. Percakapan dadakan ini menciptakan kembali spontanitas kehidupan kantor dan memupuk persahabatan baru di dalam organisasi. Kami menemukan bahwa momen menyenangkan dan santai seperti ini membangun kepercayaan dan menciptakan kenangan abadi.
Meski rindu bertemu langsung, pertemuan tim virtual kami sukses!